PUISI

Negeri Itu Bernama : “NEGERI KOK BISA?”
Oleh : M. Hatta Taliwang

Dihati kecil aku kadang bertanya : “Adakah negeri lain yg penuh keanehan seperti negeriku saat ini ?”

Renungkan dg mata batin :
” Seorang Bapak dg anaknya menjadi Ketum dan Sekjen Partai berkuasa mengatur nasib 240 juta penduduk. Kok bisa ?”

… Lebih buka lagi mata batinmu :
“Atas nama demokrasi isteri pertama bersaing dg isteri kedua merebut kursi bupati, kok bisa?”

Pertajam lagi nuranimu :
“Disebuah daerah, juga atas nama demokrasi, hampir seluruh jabatan strategis diborong oleh satu rumpun keluarga, kok bisa?”

Lebih lebar lagi kamera batinmu ;
“Orang berkali kali kalah(artinya sdh ditolak rakyat!), juga atas nama demokrasi, tapi tetap semangat mau jadi calon Presiden. Kok bisa?”

Lebih khusuk lagi dg mata batinmu : “Segala daftar dosanya sdh dirinci oleh aktifis dan bertebaran di media massa,tapi tetap nyaman duduk dikursinya dan tetap senyum dikulum tebar pesona(tak terpikir untuk mundur!). Juga atas nama demokrasi. Kok bisa ?”

Lebih dalam lagi dengan nuranimu : ” Tidak pernah kedengaran memperjuangkan kepentingan rakyat dg sungguh2 sampai berkeringat, berair mata atau smp dipenjara atau berdarah.Bahkan sebaliknya mungkin pernah menipu dan menyakiti rakyat atau tanpa prestasi. Tiba tiba dg mengandalkan pencitraan lewat media, dg gagah muncul mau jadi pemimpin rakyat dan mengejar jabatan PRESIDEN. Kok bisa?”

Inilkah : NEGERI KOK BISA?
Jakarta, 29 Mei 2013. MHT

Leave a Reply