ASING,ASENG DAN ASONG

Musuh Bangsa Kita :
ASING, ASENG DAN ASONG
Oleh : M.Hatta Taliwang

Untuk menghindari bahwa tulisan ini bertendensi negatif terhadap bangsa atau kelompok masyarakat tertentu, maka saya buat dulu rumusan operasionalnya.

1. ASING, dlm pengertian disini adalah semua kekuatan bangsa luar yg mengexploitasi bangsa Indonesia . Melalui berbagai kekuatan dan instrumennya mendikte bangsa Indonesia sehingga Indonesia nyata dalam cengkramannya. Melalui BANK DUNIA,IMF, ADB, Operasi Intelijen dll mendiktekan kpentingannya sehingga bangsa Indonesia diexploitasi. Saya kira tdk perlu diperpanjang penjelasannya, karena tulisan2 Bung Karno , Bung Hatta, Sritua Arief, Dr Syamsul Hadi,Salamuddin Daeng, dll cukup terang benderang.

2. ASENG, kata ini menurut teman teman diintrodusir oleh KWIK KIAN GIE, ketika mengeritik masalah BLBI yg banyak melibatkan konglomerat hitam dan kebetulan diassosiasikan sebagai sekelompok pengusaha keturunan yg banyak melakukan manipulasi perbankan. Sbgamana dimaklumi BLBI ini merugikan negara sekitar 600an trilyun dan sampai sekarang rakyat harus membayar cicilan/ bungga melalui APBN sebesar lk 60an trilyun smp tahun 2032.
Kata ASENG lbh dipopulerkan lagi oleh Prof DR Ir Sri Bintang Pamungkas dan kini sdh menjadi milik publik. Maknanya tertuju kepada sekelompok pengusaha keturunan yg terlibat mafia dlm berbagai bisnis disekitar kekuasaan. Bahkan makna ini diperluas dlm artian kpentinggan RRC terhadap Indonesia. Mengingat RRC (Tiongkok) sekarang sdh jadi superpower. Tentu saja tidak semuia ASENG berkonotasi negatif, karena kelompok2 pengusaha bawah dan menengah mereka yg sdh bekerja dg keras dan jujur, merasa dirugikan oleh kelakuan segelintir konglomerat hitam tsb. Beberapa tulisan dari kelompok bawah/menengah keturunan ini mengutuk prilaku mafia disekitar penguasa tsb.

3. ASONG. Kami introdusir untuk pengertian mereka yang MENGASONG negeri ini, bagaikan tukang asongan menjual negara ini dg proposal bisnis, proposal politik, proposal kemiskinan dan lain, untuk kpentingan pribadi, kelompoknya dan merugikan negara . Sehingga ASONG = ANTEK/KOLABORATOR dlm politik = AGENT dlm BISNIS/INTELIJEN.
ASONG ini bisa berwujud PENGUASA yg jadi boneka/antek/agent, bisa BIROKRAT yg jadi fasilitator yg memperlancar semua kpentingan ASING DAN ASENG. Bisa berwujud INTELEKTUAL/AKADEMISI yg kerjanya mencuci otak rakyat untuk menerima gagasan yg sesungguhnya merugikan kpentingan negara. Bisa juga berbentuk LSM yg membuat proposal kemiskinan/kebodohan bangsanya untuk didanai ASING/ASENG, untuk kpentingan pribadi /LSM tsb namun sangat merugikan rakyat dan bangsa.

ASING,ASENG DAN ASONG adalah penyederhanaan rumusan sbagai MUSUH BANGSA. Terhadap ASING DAN ASENG kita TAWARKAN KERJASAMA YANG ADIL MENUJU TATANAN DUNIA BARU, BUKAN SPIRIT MENGEXPLOITASI BANGSA LAIN YG SANGAT MELANGGAR HAM DAN MELABRAK RASA KEADILAN.

Terhadap ASONG, secara sosial kita isolir dari pergaulan politik, bahkan yg berkategori pengkhianat bangsa mesti dihukum mati !
Dengan rumusan sederhana ini kita bisa berjuang diatas rel yg dibangun pendiri bangsa untuk berdiri dan hidup secara terhormat sbgai bangsa merdeka. MHT/230914.