BENARKAH SBY BERMAKSUD MEMBANGUN DINASTI ?

BENARKAH SBY BERMAKSUD MEMBANGUN DINASTI ?
Oleh : M.Hatta Taliwang

“Negara ini bukan perusahaan keluarga .Saya tak akan menempuh cara pemikiran semacam itu, tdk ada persiapan utk Ibu Ani (Kompas,31 Maret 2011)”

Demikian pernyataan SBY diantara sekian kali ucapannya yg bersifat membantah seakan ada agenda tersembunyi untuk menyiapkan istrinya untuk menggantinya pasca SBY tdk menjabat lagi pd 2014.

Meskipun demikian para pengamat dan aktor politik yg ” gatal” selalu menaruh curiga akan kesungguhan maksud SBY. Kedatangan Presiden Agentina,Cristina Fernandez ke Jakarta beberapa waktu yg lalu tanpa alasan ekonomi politik yg kuat dianggap sebagai upaya “pencerahan” utk Ibu Ani bagaimana seorang First Lady bisa mengganti suaminya. Konon kedatangan Cristina Fernandez ini hasil sebuah kerja rapi dari seorang Duta (perempuan) loyalis Ani SBY.

Seorang kawan yg punya pengalaman pergaulan Internasional menulis pesan ke saya : “Apa susahnya, dulu aja duit gak punya, bisa rekayasa Century dan rekayasa KPU dll sampai menang, apalagi sekarang duit udah segudang. Lagian selama ini juga yg Presiden sesungguhnya kan Jeng Ani bukan Pak Beye. Yah 2014 tinggal diformalkan saja siapa Presiden yg sesungguhnya selama ini . Kalau tidak ada gerakan yg revolusioner, BU ANI adalah Presiden 2014 PASTI MENANG kayak IBAS menang mutlak di Pacitan ….”

Kawan aktifis sy yg sdh belasan tahun bergerak berkata ; “jangan percaya pada survey survey yang selalu menempatkan Golkar diurutan pertama. Itu ada maksud supaya Golkar selalu terlena dan tidak ganggu SBY sampai 2014.Pada saatnya satu persatu kader dan Pimpinan Golkar akan dikerjai” Itu diucapakan lk 6 bln yl.

Seorang kawan wartawan senior berkata : “Survei suvei capres yg sekarang digelar hanya alat test dari SBY. Dia sedang mengamati maksimum angka yg didapat pesaingnya itu berapa persen? Klo perolehannya masih dibawah 40%, maka pada saatya SBY akan dorong Ibu Ani untuk maju dan semua pesaingnya akan bergelimpangan.”
(BERSAMBUNG)

(2)
Lalu apa maksud SBY ber ulang berkata bahwa bhwa tidak ada maksud meneruskan kekuasaan kepada lingkaran keluarganya?

Sekedar mengingatkan saya kutip beberapa pernyataan SBY berkaitan dg itu(selain yg telah dikutip diatas):

“Keluarga besar SBY sepakat 2014 merupakan tahun akhir bagi kiprahnya di pemerintahan. Tidak ada niat untuk memunculkan salah satu dari anggota keluarga duduk sebagai RI 1 pada saat tersebut.

Demikian bantahan SBY atas isu istrinya, Ny Ani Yudhoyono, akan disiapkan sebagai capres 2014. Bantahan itu disampaikan di kediamannya, di Cikeas, Kabupaten Bogor, Selasa (14/7/2009)”.

“Pasti ada putra putri bangsa yg siap melanjutkan estafet kepemimpinan, apakah presiden,gubernur bupati dan walikota.Para gubernur, bupati dan walikota juga harus demikian,jangan dikira tidak ada lagi yg bisa melanjutkan sehingga harus meenginginkan istri atau anak atau siapapun. Berikan kesempatan kepada masyarakat luas (Kompas,18 Ag 2010)”

“Istri dan anak anak saya jg tdk akn mencalonkan . Saat ini saya jg tdk mempersiapkan siapapun untuk menjadi capres 2014. Biarlah rakyat dan dmokrasi yg berbicara pada 2014 mendatang (Kompas ,9 Juni 2011)”

“….ingin buka rumah makan nasi goreng, betul serius. Kemudian membahas dimana tempatnya, ininya dan seterusnya, tiba-tiba dua minggu lagi berubah lagi, kita nanam cabe, cari tempat sambil menikmati cabe dan pendapatan sehari hari,” ungkap SBY yang disambut tawa oleh wartawan dan menteri-menteri yang hadir dalam perbincangan santai di Hotel Four Season, Budapest, Hungaria,Kamis (7/3/2013)”.

Meskipun para tokoh tokoh agama pernah menuduh SBY PEMBOHONG, dan menurut Prabowo ; “SBY tipu menipu, saya rasa itu memang yang disebut politik. . Kita harus siap dibohongi, politik dan perang bisnis itu sama saja, urusan bohong mmbohongi” , namun dengan brbagai statment diatas orang bisa saja percaya bhwa kali ini SBY sungguh sungguh serius tdk bermaksud mendorong Ibu Ani atau krabat dkatnya utk jadi Presiden penggantinya.(BERSAMBUNG)

(3)
Menurut pengamat hukum tata negara Irman Putra Sidin tidak ada masalah bagi Ani Yudhoyono maju dalam Pilpres 2014 mendatang. Kiprah Ani Yudhoyono memang tak bisa dilepaskan dengan keberadaan SBY. Ia selalu mendampingi SBY dalam forum-forum kenegaraan baik di tingkat nasional maupun internasional. Selain itu, Ani Yudhoyono juga merupakan salah seorang konseptor Partai Demokrat pada 2001 lalu, bahkan dirinya sempat didapuk sebagai Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat. Dalam kapasitasnya sebagai Ibu Negara,pernah menjadi pembicara dalam forum parlemen Asia-Pasifik yang dihadiri pimpinan parlemen di kawasan itu. Situasi ini antara lain yang menimbulkan spekulasi publik bahwa Ani Yudhoyono sedang dipersiapkan sebagai capres. Publik hanya bisa melihat konsistensi ucapan Presiden SBY untuk beberapa bln kedepan. Apakah benar-benar tidak mempersiapkan istrinya menjadi capres Pemilu 2014, dimana penentuan capres akan diputuskan melalui forum Majelis Tinggi Partai yang langsung diketuai Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat SBY.
Klo benar SBY tidk menyiapkan keluarganya maka lantas siapakah kelak yg yang akan lindungi SBY dan kerabatnya klo Presiden penggantinya bukan orang kepercayaannya sementara skandal Century belum tuntas, Skandal Antasari masih penuh tandatanya, masalah pajak dan kekayaan keluarga yg terus dipertanyakan serta berbagai skandal mafia yg diduga bersarang dipusat syaraf kekuasaan sekarang, termasuk HAMBALANG yg msh menggantung dan mulai merambat ke keluarganya? Jawabannya : GALAU. SBY GALAU. MHT.

Leave a Reply