EKONOMI BACK OFFICE /EKONOMI ILEGAL TUMBUH PESAT?

hattataliwang

hattataliwangEKONOMI BACK OFFICE /EKONOMI ILEGAL TUMBUH PESAT?
Oleh : M.Hatta Taliwang

Bagaimana menjelaskan realitas seorang pegawai negeri kelas bawah dg penghasilan sekitar dua juta mampu memiliki sebuah mbl mewah, rumah cukup wah dan tanah ber hektar hektar?

Bagaimana menjelaskan sebuah negara yg ekonominya tumbuh 6 persen, industrinya loyo, investasi lesu, hidup dari impor,defisit perdagangan membengkak,pengangguran melimpah tapi rakyatnya mampu membeli mobil lbh dari sejuta unit. setahun?

Memakai teori ekonomi normal, EKONOMI FRONT OFFICE, pasti sulit menjelaskan karena dg ekonomi front office pasti kita punya data jelas tentang : jumlah produksi,jumlah penjualan, pajak, rugi laba, besar gaji dstnya.

Maka satu satunya cara utk menjelaskan bahwa pegawai rendahan bisa hidup mewah, rakyat bisa beli mobil satu juta unit karena ada mekanisme ekonomi lain yg bergerak yiatu EKONOMI BACK OFFICE. Ini adalah istilah sopan utk mengatakan EKONOMI GELAP/EKONOMI BAWAH TANAH/EKONOMI KRIMINAL. Sebenarnya sy ingin mengatakan bahwa yg menghidupkan ekonomi kita sekarang antara lain adalah korupsi,mafia tanah,mafia anggaran, bisnis narkoba/miras, penyeludupan,prostitusi/perdagangan wanita ,bisnis “hukum”, bisnis “keamanan” dll. Seandainya ada yg mampu menghitung perputaran uang, jumlah yg terlibat dlm EKONOMI BACK OFFICE pasti akan menemukan angka yg mengejutkan! Dari perputaran uang didunia gelap itulah kita bisa menemukan jawaban mengapa ditengah ekonomi front office yg loyo tapi rakyat terus bisa hidup “makmur”.
Sayangnya ekonomi back office tumbuh diatas KEBANGKRUTAN NILAI DAN MORAL/ETIKA SERTA RUNTUHNYA ATURAN2 HUKUM.
Apakah “kemakmuran” rakyat yg didapat dg melacur seperti ini dapat dibanggakan? MHT

Leave a Reply