GUNUNG SLAMET DAN KISAH PRESIDEN YANG TUMBANG

GUNUNG SLAMET DAN KISAH PRESIDEN YANG TUMBANG
Oleh : M.Hatta Taliwang

Gunung Slamet (3.428 m) adalah gunung berapi yang sebagian lerengnya masuk Kab Tegal.
Dikabarkan Pres SBY datang kesitu. Sebelumnya beberapa bulan yl beredar kabar bhwa SBY mendaki Gunung Lawu.
Bagi orang Jawa,G Slamet seperti halnya G Lawu sangatlah istimewa. Yakni merupakan salah satu pusat kegiatan spiritual di Tanah Jawa.

Politikus yang juga paranormal Permadi menilai kepergian SBY ke G Slamet bukan hanya untuk mengunjungi petani, tetapi juga memiliki misi spiritual, yakni berdoa agar penggantinya sebagai presiden Indonesia berasal dari lingkaran atau kelurganya. “SBY berharap penggantinya kelak adalah orangnya,” kata Permadi.

Di G Lawu, konon Prabu Brawijaya mendapatkan jawaban dari kegundahannya, ketika suatu malam menjalani meditasi, Sang Prabu mendapatkan wahyu kedaton bahwasanya Majapahit akan menghilang, digantikan kerajaan baru, Kerajaan Demak.

Sastoro, ang DPR RI 1999-2004 dr Tegal cerita ke saya bahwa dia heran kok SBY berani datang ke Bumi Tegal. Menurutnya Pres Soekarno sekitar thn 1964 datang mampir ke Waduk Cacaban tidak lama setelah itu terjadi kekacauan 1965 dan Soekarno tumbang. Gusdur sehabis berkunjung ke pesantren temannya di Tegal tak lama kemudian lengser. Megawati tanggal 4 Juli 2004 meresmikan TPI di Tegal, setelah itu kalah Pilpres.

Spiritualis Ki Joko Bodo menilai, tujuan spiritual dari kunjungan SBY ke Gunung Slamet, justru akan membawa malapetaka bagi SBY.   

Menurutnya Presiden Soeharto sesaat sebelum lengser juga melakukan kunjungan ke Gunung Slamet.

Makanya Sastoro kawatir setelah kunjungan SBY ke Gunung Slamet.

Aura perkelahian Adipati Tegal Martoloyo dg Adipati Jepara Martopuro(pertengahan 1600an) sampai keduanya mati masih menghantui perasaan batin Sastoro.Martoloyo mati karena tikaman keris Ki Kasur, sedang Martopuro mati karena tikaman keris Ki Sepuh.Di Tegal juga terdapat makam Amangkurat I yg kabur dr Mataram dikejar Trunojoyo. MHT

Leave a Reply