IN MEMORIAM HUGO CHAVEZ

IN MEMORIAM HUGO CHAVEZ

“Chavez tdk menyatakan dirinya sebagai seorang Marxis ,namun lbh sbgai seorang revolusioner dan Bolivarian. Dia meyakini bahwa HANYA SEBUAH REVOLUSI , yakni sebuah TRANSFORMASI SOSIAL EKONOMI yg mendalam yg dpt membawa Venezuela keluar dari krisis yg telah dideritanya selama beberapa dekade. Dlm hal ini ia tak mau kompromi, tak peduli apapun konsekwensinya.

Chavez sepenuhnya sadar bahwa tidak akan ada sebuah proses revolusioner tanpa RAKYAT YANG SADAR dan TERORGANISIR. Untuk alasan tsb ia mendedikasikan banyak waktunya utk mendidik rakyat melalui pidato pidato serta program mingguan radio dan televisi.

Chavez mengetahui bahwa rakyat memujanya namun ia ingin mengubah cinta itu menjadi organisasi dan pembangunan mandiri.Ia mengakui kelemahannya: sulit kerjasama dlm TIM,kurang sabar,menyerang sekutu2nya,terlalu percaya pd orang yg tdk semestinya, tdk mampu memanage jadwal dan terlalu berkata terbuka utk yg seharusnya tdk semua dikatakan( Sumber ; MEMAHAMI REVOLUSI VENEZUELA oleh MARTA HARNECKER).

Hasil Pemilihan Presiden 7 Oktober 2012 , rakyat Venezuela ingin terus melanjutkan Kepemimpinan Negara mereka bersama Presiden Hugo Chavez. Chavez dianggap sukses mengentaskan kemiskinan di Venezuela. Sayang dia terlalu cepat pergi, digerogoti kanker. Selamat Jalan Kolonel Pemberani pembela rakyat di negeri tertindas!MHT

Leave a Reply