KABINET JOKOWI JK : ” APAPUN MAKANANNYA NEOLIB MINUMANNYA”.

KABINET JOKOWI JK : “APAPUN MAKANANNYA NEOLIB MINUMANNYA”

Oleh : M.Hatta Taliwang

Beberapa saat setelah penetapan pak JK sbgai Cawapres utk JKW, saya diajak tokoh tokoh Kawasan Timur Indonesia (KTI) diantaranya DR Laode Ida, ktemu pak JK di rumahnya di Dharmawangsa Kebayoran Baru.
Ketika tiba giliran saya bicara, saya sampaikan aspirasi teman teman dg kalimat lbh kurang sbagai berikut : ” Pak JK, jika bpk ada kesempatan lagi jadi Wapres, berkenankah memberi kesempatan lbh luas ke teman2 Kawasan Timur Indonesia, untuk duduk dalam Kabinet sehingga teman2 tidak merasa bahwa KTI itu cuma diwakili Sulsel? Klo tak salah pada periode bpk Wapres tempohari banyak rekruit Menteri dan Petinggi asal Sulsel”.

Beliau tersentak dan mencoba menjelaskan dan meluruskan meskipun tak ada jawaban kongkrit utk membantu teman teman KTI utk dpt berkiprah dlm kabinet.

Itu tidak pernah saya pikirkan lagi, smpai suatu hari ketika baru saja pak JK terpilih lg sebagai Wapres Jkw, teman2 minta saya ingatkan lagi Pak JK, namun saya tak pernah mau lagi kawatir dicurigai saya punya ambisi pribadi. Yang ingin saya ceritakan disini adalah bagian lain dari pertanyaan saya ke pak JK.

“Apakah kabinet JKW JK kelak akan tetap akomodir orang orang berpaham NEOLIBERALISME yg selama ini telah mengobrak abrik kedaulatan bangsa dan negara RI ?”

Lebih kongkrit saya singgung kira kira siapa calon Menkeu, Menko Perekonomian, Menperdagangan/Industri, Menteri ESDM, Menkes,Menlu dan Menhan. Saya tahu bahwa pak JK tdk akan bisa jawab kongkrit, tapi pertanyaan itu sendiri sdh memberi pesan bahwa siapapun akan mengisi kementerian tsb, akan sangat menggambarkan “ideologi kabinet, ideologi JKW JK”. Akan menjawab pertanyaan benarkah JKW JK akan membentuk kabinet TRISAKTI seperti yang selama ini di gembar gemborkan?

Kepergian Megawati dan JK ke Wahington setelah pasangan JKW JK terpilih menimbulkan spekulasi bahwa akan ada pesan pesan sponsor dari “majikan besar”. Salah satu dugaan itu adalah menyangkut kepastian bahwa kabinet JKW JK harus tetap dlam warna asli NEOLIBERALISME. Sehingga menjamin Indonesia tetap dlm kendali majikan. “Apapun makanannya NEOLIBERALIS minumannya”. Kira kira begitu pesan iklannya. Kini bau bau kabinet neolib itu mulai tercium. Ichsanuddin Noersy menulis artikel dibawah ini Tolong buka ya sebelum komentar)
http://m.rmol.co/news.php?id=175709

Ya ternyata INDONESIA sesuai yg kami tulis dlm berbagai artikel di buku kami REPUBLIK DI UJUNG TANDUK, tidak akan menemukan jalan lain : TETAP MENGABDI KE MAJIKAN BESAR, PENGUASA KAPITALISME GLOBAL. Tetap dlm kendali ASING,ASENG dan ASONG.(Utk tidak menimbulkan salah persepsi tentang 3 kata tsb bisa buka di web saya iepsh.org).

Lalu cerita manis tentang Kedaulatan Ekonomi, TRISAKTI, Nasionalisme Ekonomi dll, yg berkobar saat kampanye , dibuang kemana ya ? Lantas dimana beda JKW JK dg SBY Boed ? Oh Indonesia, suratanmu! MHT 14 Okt 2014.