KITA TIDAK ANTI PRIBADI JOKOWI

KITA TIDAK ANTI PRIBADI JOKOWI
KITA MEMUSUHI JIKA KABINET JOKOWI DAN SISTEM YG DITERAPKAN SAMA DENGAN SBY YG NEOLIBERALISME

Oleh : M.Hatta Taliwang
INSTITUT EKONOMI POLITIK SOEKARNO HATTA( IEPSH)

(Sambungan -3-)

GOSIP SOAL FEE HUTANG

Kemarin telah kami beberkan sedikit tentang bagaimana operator neolib Srimulyani memainkan peran sbg ASONG (antek/komprador) untuk ASING( negara /lembaga internasional yg dikendalikan super power dunia seprti Bank Dunia, IMF, ADB dll). Dikalangan pengamat aktifis anti neolib beredar gosip bahwa setiap terjadi pinjaman ke lembaga lembaga internasional tsb para asong mendapat fee. Bayangkan klo komitment pinjaman misalnya Rp 100 trilyun, dapat 1% fee saja sdh sebesar Rp 1 Trilyun. Klo saya bisa bikin sebuah PARTAI dg uang Rp 1 Trilyun. Menurut data pertambahan hutang rezim neolib SBY selama 10 tahun berkuasa adalah lbh 50% dari seluruh hutang yang ada. Jd klo total hutang yg ada sekarang tercatat lk Rp 3.400 Trilyun, berarti rezim SBY mencetak hutang lk Rp 1.700 trilyun. Klo dianggap dapat fee sebesar 1%, silakan hitung sendiri berapa uang berputar disekitar pengelola utang luar negeri kita. Mudah2an itu cuma khayalan saya saja. Tapi mengapa ada istilah SPG BANK DUNIA/IMF dari Justiani yg sangat luas pergaulan Internasionalnya? BERSAMBUNG.