KITA TIDAK ANTI PRIBADI JOKOWI

KITA TIDAK ANTI PRIBADI JOKOWI
KITA MEMUSUHI JIKA KABINET JOKOWI DAN SISTEM YG DITERAPKAN SAMA DENGAN SBY YG NEOLIBERALISME

Oleh : M.Hatta Taliwang
INSTITUT EKONOMI POLITIK SOEKARNO HATTA( IEPSH)

(Sambungan – 4 -)

Apa yg kami uraikan sekilas tentang bagaimana peran Menteri Keuangan dlm sebuah negara yg telah masuk dlm perangkap neoliberalisme, menunjukkan bahwa kita diperangkap untuk terus berhutang atas nama kpentingan pembangunan, meskipun si pemberi hutang tahu bahwa uangnya digunakan hanya sedikit utk kaum tani yg jumlahnya puluhan juta, hanya sedikit untuk infrastruktur, bahkan mereka (Bank Dunia) tahu bahwa hutang itu banyak dikorupsi oleh oleh elit elit negeri ini. Namun si ASING, RENTENIR GLOBAL terus menikmati CICILAN DAN BUNGA UTANG sementara si ASONG (antek, pengasong bangsa, calo) menikmati fee dari utang utang tsb. Itu terus berputar sepanjang rezim, dan rezim itu bisa bermain citra berselimut REFORMASI, KERAKYATAN,KEBANGSAAN namun sesungguhnya tetap MUNAFIK,PENIPU DAN DUSTA.Tetaplah mereka boneka. Tetap rakyat harus tanggung dg hilangnya subsidi minyak, subsudi pupuk, subsidi, listrik dll.Karena uang hasil pajak rakyat harus dipakai bayar CICILAN DAN BUNGA HUTANG. Rakyat tetap menderita karena agent2 retail mereka menggusur warung2 rakyat, upah upah buruh ditekan atas nama persaingan kaum budak diberbagai negara tertindas, rakyat digusur dari lahan2nya atas nama investasi utk kemakmuran segelintir manusia. BUMN BUMN dilego menjadi milik pribadi prbadi dan negara cuma jadi pajangan, bagai kebun tak bertuan. Nasionalisme harus dibuang ke keranjang sampah, teriak ASONG ASONG berdasi jahannam itu. BERSAMBUNG.