KONVENSI PARTAI DEMOKRAT,SUKSESI DAN KESETIAAN SANG PENGGANTI.

KONVENSI PARTAI DEMOKRAT,SUKSESI DAN KESETIAAN SANG PENGGANTI.
Oleh: M.Hatta Taliwang

Konvensi Partai Demokrat dimaksudkan untuk mencari calon Presiden yg diharapkan akan menjadi jagoan PD pada pertarungan Pilpres 2014 mendatang.
Hampir semua yakin bahwa konvensi ini cuma basa basi karena dugaan kuat akan dimenangkan oleh ipar SBY, Jen Purn. Pramono.
Edhie Wibowo. Mengapa demikian ? Paling tidak ada dua alasan mendasar.

Pertama, dengan begitu besar dan beratnya masalah yg dihadapi pak SBY (skandal Century, skandal Antasari, skandal IT/DPT Pemilu, skandal Hambalang, skandal Nazaruddin, skandal Mafia Minyak dan terakhir skandal ” sapi Sengman”dll) apakah mungkin pak SBY “mewariskan” kekuasaan ke orang yg bukan Pilihan Utamanya? Apakah mungkin konvensi PD berlangsung obyektif ?

Kedua, menurut seorang teman , teori bahwa pengganti yg ditunjuk bisa melindungi pendahulunya batal di negeri ini. Soekarno menunjuk Soeharto, malah Soeharto “menyiksa” Soekarno dalam tahanan rumah, bahkan tdk melaksanakan beberapa amanahnya. Habibie ganti Soeharto juga sama. Sampai2 Soeharto menolak bertemu Habibie sampai akhir hayatnya. Soeharto hampir saja diadili, kalau bukan karena keteterangan dokter bahwa Soeharto sdh incapacitated. Gus Dur sempat meminta jaksa melacak apakah ada bukti Habibie korupsi, sampai semua rekeningnya diperiksa, untung saja semua clear. Kejatuhan Gus Dur, diduga sbg bgn jg dr permainan rekayasa suami Megawati. Sby dipandang diam2 menelikung Mega lalu maju sendiri melawan dan mengalahkan org yg mengangakatnya ke dalam Kabinet. Jadi faktanya, politik Indonesia tdk mengenal kesetiaan kepada pendahulu.Apalagi klo pendahulu itu bukan merupakan bagian dari keluarga inti.

Sejarah di Tanah Jawa masa lalu, mengisahkan perebutan kekuasaan berlangsung, bahkan antara keluarga inti.

Ken Arok berkuasa selama 27 Tahun.Anusapati, anak Ken Dedes dg Tunggul Ametung membunuh Ken Arok setelah mengetahui bahwa Ken Arok yang membunuh bapaknya. Ken Arok dibunuh dengan keris yang sama saat ia membunuh Tunggul Ametung. Anusapati berkuasa selama 20 tahun.

Kemudian Anusapati pun dibunuh dengan keris yang sama oleh Panji Tohjaya, anak hasil perkawinan Ken Arok dengan Ken Umang.

Bgamna suksesi ke depan? Lewat Pemilu atau Revolusi! MHT050913

Leave a Reply