KURA KURA TERBALIK DAN MIMPI JADI PRESIDEN

KURA KURA TERBALIK DAN MIMPI JADI PRESIDEN
Oleh : M.Hatta Taliwang

Orang Sumbawa punya perumpamaan untuk mereka yang
nasibnya sial terus atau sering gagal meraih impiannya dengan menyebutnya sebagai KURA KURA TERBALIK. Anda mungkin pernah melihat posisi kura kura terbalik. Punggungnya menjadi alas pijaknya di bumi,dadanya menghadap ke langit, sambil kaki/tangannya terus mengayuh ingin menggapai gapai sesuatu. Mengayuh dan terus mengayuh namun tidak mampu membalik posisi tubuhnya sehingga hanya tengadah ke langit tidak mampu membalik posisi badannya. Mirip nasib kecoa yang menggelepar dlm posisi terbalik.

Dalam konteks pemilihan Presiden sesungguhnya banyak orang yang posisinya sdh seperti kura kura terbalik. Tidak punya partai, mengandalkan nama besar dan pengaruh yg masih tersisa di masyarakat, “terus mengayuh” berharap dapat dipilih jadi Capres atau Cawapres. Atau punya partai tetapi tidak memiliki cukup suara untuk memiliki nilai bargainning jadi capres/cawapres.Bahkan diantaranya ada yang teriak mengobral diri dengan mengatakan bahwa siap jadi cawapres untuk capres manapun.
Sesungguhnya kita iba melihat mereka karena dg segala ketokohan yg sudah dimilikinya, dengan segala jabatan yang pernah diraihnya ngapain harus sampai “mendown grade” dirinya dan kehormatannya.
Tapi sekali lagi kekuasaan itu selalu menggoda apalagi bagi mereka yang pernah merasakan nikmatnya madu kekuasaan.
Prilaku politik yang “tidak mengenal puas dan kenyang” ini melanda generasi yg lebih senior. Yang pernah jadi Presiden masih ingin jadi capres lagi. Yang pernah gagal berkali kali jadi Presiden pun ingin terus mengulang peruntungannya dg mengulang jadi capres.
Padahal sesungguhnya yang banyak dibutuhkan Indonesia adalah PEMIMPIN. Mereka yg dengan pengalaman segudang berhimpun bersama membahas arah dan nasib bangsa ini, tanpa mengedepankan ambisi pribadinya untuk memasang target harus menjadi Presiden.Mereka yg dengan tulus mengerahkan segala daya upaya,waktu,tenaga,biaya dan pikirannya untuk menolong rakyat dan bangsa ini keluar dari segala keterpurukannya dewasa ini, seperti apa yang dilakukan pemimpin2 bangsa prakemerdekaan. Karena esensinya Indonesia sekarang “masih terjajah” dalam banyak hal.
Namun kita tidak berhak “menyetop impian orang”. Silakan terus saja mengayuh, seperti upaya kura kura terbalik itu. Siapa tahu ada kerbau yang lewat, tiba tiba tanpa sengaja menendang sang kura kura, lantas posisi tubuhnya jadi terbalik. Lalu bisa melangkah dan meraih impian. Semoga kerbau ajaib itu segera datanng! MHT 270414.

Leave a Reply