MENGAPA KEKUATAN DUNIA SELALU BEREBUT MENGUASAI INDONESIA

MENGAPA KEKUATAN DUNIA SELALU BEREBUT MENGUASAI INDONESIA ?
Oleh : M.Hatta Taliwang
Dir. Institut Ekonomi Politik Soekarno Hatta

I. KEKAYAAN INDONESIA

Dari sejarah modern kita mengetahui bahwa bangsa Indonesia SECARA PISIK DAN MENTAL dijajah oleh Belanda ratusan tahun, Inggeris dan Jepang sebentar.
Ada masa kita MERDEKA. Kira kira seumur usia kekuasaan Soekarno.
Setelah itu sejak era Soeharto pelan pelan PENJAJAHAN BARU (neokolonialisme) mulai masuk. Era kapitalisme mulai terasa dan hingga kini Indonesia sdh TOTAL dlm kendali KAPITALISME atau masuk dlm SISTEM NEOKOLONIALISME. Indonesia SUDAH TERJAJAH KEMBALI. Saya sering menyebut proses penjajahan baru(neokolonialisme) itu masuk dg perumpamaan : Dizaman Soekarno mereka MAIN DI HALAMAN RUMAH, era SOEHARTO MAIN DI RUANG TAMU dan era REFORMASI meraka sudah masuk ke DAPUR bahkan sekarang sdh menggerayangi KAMAR TIDUR DAN LEMARI kita.
Soekarno ketilka peristiwa 1965 yg menjadi awal kejatuhannya menyebut salah satu sebabnya adalah KELIHAIAN NEKOLIM. Dan terbukti sampai hari ini kita saksikan betapa lihainya kaum neokolonialis itu mencengkeram Indonesia.

Secara singkat penyebab mereka selalu bernafsu menjajah Indonesia adalah :

1. Mereka selalu butuh sumber daya alam yg murah utk memutar industri mereka
2. Sumber Daya Alam di negeri mereka terbatas dan kebutuhan terus meningkat dg persaingan yg makin keras sementara di Indonesia melimpah ruah dan seakan rakyatnya tidak peduli dg pemimpinnya yg mudah disetir.

Secara agak rinci inilah kekayaan Indonesia yg membuat mereka rebutan mencengkeram Indonesia*) :

1. Indonesia berada pada peringkat 6 dalam hal cadangan emas

2.Indonesia nomor 5 dalam produksi tembaga dunia

3.Indonesia berada pada urutan 5 dalam produksi bauksit

4.Indonesia  penghasil timah terbesar di dunia setelah Cina

5.Indonesia adalah produsen nikel terbesar ke dua di dunia

6.Tambang Grasberg Papua adalah tambang emas dan tembaga terbesar di dunia

7.Berada pada urutan nomor 2 eksportir batubara di dunia setelah Australia

8.Eksportir gas alam bersih LNG terbesar di dunia

9.Eksportir terbesar gas alam cair setelah Qatar dan Malaysia.

10.Nomor 1 dalam produksi CPO

11.Produsen karet terbesar di dunia

12.Berada dalam urutan 3 dalam hal produksi kakao

13.Produsen kopi terbesar di dunia bersama Vietnam dan Brasil.

14.Urutan ke-9 negara pengekspor pulp terbesar di dunia

15.Negara dengan kekayaan hayati dan biodiversity terbesar di dunia

16. Lebih kurang 40 jt ton lalu-lintas cargo/hari

17. Lebih kurang 21 juta barrel/hari lalu lintas minyak dari Timur Tengah ke Asia Pasifik (Tahun 2030 prediksi meningkat 2x lipat)

18. Produksi ikan dari wilayah Timur Indonesia diduga dapat meberikan konsumsi hampir separuh penduduk dunia — bila dikelola dengan benar

19.Hutan sebagai paru-paru dunia bisa menjadi potensi, tetapi bisa juga bahayakan pemanasan global.

20.Energi alternatif panas bumi, hydro, solar, angin dan biofuel dari tumbuhan (jarak, sagu, tebu, ubi kayu dll) ethanol, alcohol dll

21. Penghasil lada putih no. 1 dunia
22. Penghasil Kayu Lapis No 1 di dunia
23. Penghasil Puli dari buah Pala No. 1 di dunia
24.Penghasil Lada Hitam No. 2 di dunia
25.Dengan jumlah Penduduk No. 4 di dunia sangat potensial bagi pasar.
26-Penghasil Biji-bijian No. 6 di dunia
27. Penghasil Teh No. 6 di dunia
28.Penghasil Emas No. 8 di dunia
29. Penghasil Minyak Bumi No. 11 di dunia
30Negara dengan pantai terpanjang nomor 2 didunia
31. Pasir besi kualitas Terbaik di dunia
32.Penghasil rumput laut no 2 di dunia
33.Penghasil Aspal,Penghasil Granit, Penghasil Perak, Penghasil Uranium, Penghasil Marmer & Mineral ikutan lainnya

II.NEOKOLONIALISME / IMPREALISME BARAT/TIMUR YG SERAKAH

Dengan kekayaan alam yg luar biasa itulah negara kolonialis merumuskan metode dan taktik menjajah Indonesia yg merupakan HARI DEPAN DAN SURGA bagi mereka.

1. Jurus jurus kolonialis.

Bagaimana Cara Menguasai Indonesia?
Kapitalisme dan kolonialisme sdh cukup tua. Namun metode mereka menjajah selalu di update. Misalnya dg pendekatan ekonomi mereka susun 14 Jurus menguasai dunia sbb :

1.Membentuk Lembaga Perbankan
2.Membentuk Lembaga Pasar Modal
3.Menelan bisnis kecil
4.Menguasai SDA negara lemah
5.Mencaplok perusaan negara(privatisasi)
6.PENGUSAHA mulai MENGENDALIKAN PENGUASA di negara yg kaya SDA
7. Membuka hambatan perdagangan melalui perjanjian WTO
8. Membuka cabang2 MNC (multinational corporation di negara2 boneka) untuk menyedot sumber daya finansial/ekonomi.
9. Membuat UU yg menghalalkan penguasaan SDA oleh asing.
10. Menentukan mata uang yg digunakan dan bila perlu mempermainkan kursnya agar harga bahan mentah di negara boneka tetap murah.
11.Memproduksi BUDAK sebanyak banyaknya di negara boneka. Biaya pendidikan mahal. Banyak yg putus sekolah lalu tenaga kerja melimpah, upah buruh murah.
12.MELAHIRKAN pemimpin BONEKA dg membiayai kampanye, survey,membeli suara, mengatur KPU dll.
13. Agar rakyat di negara boneka tidak jadi lemah sekali daya belinyanya maka diberi ruang utk NGO/LSM utk teriak2 memberi advocacy.
14. Kalau terjadi krisis maka NEGARA dipaksa menolong para kapitalis dg BAILOUT. Negara menanggung beban lewat APBN dari pajak rakyat.

Selengkapnya buka :

http://m.kaskus.co.id/thread/515d35f87c1243f076000008/penting-14-jurus-menguasai-dunia

2.Neocortical Warfare (Perang dg mempengaruhi pikiran/otak)

Untuk menaklukkan atau menundukkan sebuah bangsa, secara tradisional kita menyimpulkan harus dg perang/bertempur.Jadi sesuai dg definisi perang yang diberikan
Von Clausewitz, bhw perang adalah tindakan kekerasan untuk memaksa musuh tunduk kepada kehendak kita.
Namun di era modern ini yg harus lbh diwaspadai adalah apa yg pernah dinyatakan Sun Tzu , bhw
panglima perang yang unggul adalah ia yang dapat menundukkan musuhnya tanpa menggunakan pertempuran.

Iptek menunjukkan bahwa kehendak orang bersumber pada otaknya, khususnya bagian otak yang namanya neocortex. Kalau otak itu dapat dipengaruhi sehingga pikiran orang itu bergerak menguntungkan , maka kehendak orang itu dapat dimanupulasi sesuai kehendak penakluk.. Berbagai teknik dapat dikembangkan yang dapat mencapai tujuan.

Cuci otak,merusak mental dan moral anak bangsa oleh si penakluk bisa dilakukan melalui BUDAYA dg melalui media TELEVISI, FILM, EVENT EVENT dll. Bisa melalui KEBIJAKAN Lembaga Lembaga Dunia yg distir oleh si penakluk dari belakang layar (BANK DUNIA, WTO, IMF dll). Bisa melalui OPERASI OPERASI INTELIJEN bahkan utk mengatur SIAPA PRESIDEN BONEKA di Indonesia ke depan (kabarnya banyak operasi intelijen dikendalikan dari negara tetangga).
Itulah antara lain cara2 kaum kaum kapitalis global/ imperialis menguasai bangsa ini!

Karena perang secara konvensional terlalu mahal dan berat resikonya maka itulah cara termurah yg mereka tempuh. Mereka sekarang menerapkan strategi perang : Neocortical Warfare (Perang dg mempengaruhi pikiran/otak). Utk jelasnya tentang perang ini bisa dibaca tulisan Jen Sayidiman Suryohadiprodjo.

Kini dan kedepan adalah perang perebutan sumber daya alam dunia(baca tulisan pengamat intelijen Suripto).

Indonesia adalah salah satu negara dg kekayaan yg luar biasa( hanya dari migas dan batubara saja menurut DR Kurtubi nilai kekayaan Indonesia lk 56.000 TRILlUN RUPIAH).Belum termasuk emas, tembaga,nikel, timah, sawit,biji besi,coklat,ikan, karet dll.

Jadi jangan sangsikan bahwa kekuatan dunia khususnya AS dkk dan China sangat berkepentingan utk melakukan PERANG NEOKORTIK
di panggung Republik Indonesia,demi kepentingan ekonomi politik mereka.

Mungkin sdh puluhan ribu anak anak muda kita yg cerdas dg sadar atau tanpa sadar direkrut mereka. Mereka disogok dg berbagai cara(halus/kasar), dijebak dg narkoba, hutang, jabatan atau wanita. Lalu mereka bersedia menjadi agen kepentingan2 strategis mereka(kaum penjajah tsb!). Mereka bercokol di kampus, di LSM, di Ormas, di kalangan bisnis,di partai,di Executif, di Yudikatif, di Legislatif, di miiter di kepolisian dll komponen bangsa yg strategis.

Sebuah sumber menyebut sbg akibat pengkhianatan mereka
maka lk 14.000 triliun rupiah(7 x lipat APBN) setiap tahun kekayaan Ind diangkut ke luar negeri.
Atau seperti yg disinyalir Ketua KPK Abraham Samad SETIDAKNYA RP. 20.000 TRILIUN PENERIMAAN NEGARA DARI SEKTOR SDA DIRAMPOK TIAP TAHUN.

3.Perang Asimetris/nonkonvensional.

Konsep asimetri informasi di bidang bisnis berkembang dan dimanfaatkan di ranah militer. Sehingga strategi perang kemudian berevolusi dari yang semula konvensional menjadi non-konvensional (asimetris). 

Seperti psy war dengan menebar isu yang bersifat mengganggu stabilitas negara sasaran. Strategi ini murah meriah karena perang Asimetris tidak menggunakan banyak alutsista. Cukup melempar isu provokatif  maka stabilitas negara sasaran akan goyah. 

Tapi ini bukan berarti kekuatan perang konvensional berupa alutsista canggih tidak akan dipergunakan lagi. Justru untuk mengantisipasi kegagalan strategi asimetris, kekuatan konvensional mesin perang modern tetap disiagakan guna alat eksekusi berikut. 

Jadi cukup dengan strategi Asimetris saja yang berbiaya murah dan sederhana AS sudah mampu menggoncangkan pemerintah Indonesia lewat isu, informasi, kebebasan, budaya, ekonomi, narkoba, korupsi dan lain sebagainya. Mediamassa digunakan sedemikian rupa mengumbar sensasi. Perang asimetri itu bukan menghadapkan senjata dengan senjata atau tentara melawan tentara,” ujarnya.

Negara yang secara ekonomi dan kesenjataan lemah adalah sasaran utama perang asimetris. Sebagai contoh, media internet atau media massa tanpa sadar dipakai untuk memengaruhi cara berpikir atau melemahkan bangsa.

 
Apa yang susah dilakukan di era teknologi dan informasi sekarang ini yang segala sesuatunya dapat dengan mudah dan murah di akses lewat media jaringan seperti Youtube, Tweeter, Facebook, media cetak maupun elektronik.

Dalam pendekatan militer tujuan ”perang modern” adalah mengeliminir kemampuan negara sasaran agar tidak menjadi suatu potensi ancaman; Melemahkan kemampuan negara sasaran sehingga semakin tergantung dan lebih mudah ditekan; Penguasaan secara total negara sasaran.

Tahapannya sebagai berikut:

Tahap I Infiltrasi.
Melakukan infiltrasi melalui bidang-bidang: Intelijen, Militer, Pendidikan, Ekonomi, Ideologi, Politik, SOSBUD / Kultur dan Agama, Bantuan-bantuan, Kerjasama disemua bidang dan Media / Informasi

Tahap II Eksploitasi.
Melakukan ekploitasi dengan melemahkan dan menguasai bidang-bidang Intelijen, Angkatan Bersenjata, Ekonomi, Politik, Budaya dan Ideologi dimana semua ini adalah titik berat kekuatan suatu negara.

Tahap III
Politik Adu Domba.
Menjalankan strategi adu domba, dilakukan untuk timbulkan kekacauan / kekerasan, konflik horisontal (SARA), berikutnya bertujuan agar muncul keinginan memisahkan diri dari NKRI atau separatisme dimulai dengan eskalasi pemberontakan pada akhirnya terjadi pertikaian antar anak bangsa / perang saudara.

Tahap IV Cuci Otak.
Pada tahap brain wash atau cuci otak, mereka mempengaruhi paradigma berfikir masyarakat, yakni merubah paradigma berfikir dalam bingkai Kebangsaan (Nasionalisme) menjadi cara pandang yang universal dengan keutamaan isu global: Demokratisasi, HAM & Lingkungan, derngan jalan menyusupkan dalam kehidupan masyarakat sehari-hari.

Tahap V Invasi
Ketika wawasan kebangsaan suatu Negara sasaran hancur dan jati diri bangsa hilang, maka praktis negara sasaran sudah dengan kata lain dapat dikuasai atau negara sasaran dalam penguasaan dan terjajah dalam berbagai aspek kehidupan.

Banyak masyarakat Indonesia tidak menyadarinya bahwa saat ini sedang dijajah dan menjadi korban dari perang modern.

IV.INDONESIA HARUS BANGKIT

Apakah dg cengkeraman sedemikian kuat itu bangsa Indonesia hrs berpasrah diri? Menyerah menerima nasib akan jadi aborigin? Saya kira tidak.Kita bukan anti asing atau aseng.Kita ingin keadilan di muka bumi. Dlm dunia yg makin terbuka ini KERJASAMA yg adil, manusiawi, saling menghargai dll kiranya suatu kebutuhan. Indonesia hrs membenahi banyak hal dlm sistim kenegaraa dan sistim pemerintahan. Indonesia mesti kerja keras mewujudkan TRISAKTInya.
Imperialisme bersama kaki tangannya di dalam negeri pasti tak akan tinggal diam untuk hal itu. Akan ada konsekuensi serius atas harga Trisakti, Mungkin nanti penggulingan kekuasaan seperti Soekarno dulu, diisolir seperti Korea Utara, embargo ekonomi abadi seperti Kuba, atau negara kita akan dicabik-cabik seperti Saddam Hussein di Irak atau Moammar Khadafi di Libya, tapi sbg bangsa yg ingin menegakkan kemerdekaan dan harga dirinya harus berani, bersikap seperti pejuang kemerdekaan 1945 : MERDEKA ATAU MATI ! MHT13/5/15.

SUMBER:
1.Salamuddin Daeng
2.Tejo Priyono
3.Pergerakan Kebangsaan.

——————–