MONYET AFRIKA DAN SBY

MONYET AFRIKA DAN SBY
Oleh : M.Hatta Taliwang

Di Afrika, teknik berburu monyet begitu unik. Si pemburu menangkap monyet dalam keadaan hidup tanpa cedera.

Cara menangkapnya sederhana, si pemburu hanya menggunakan toples berleher panjang & sempit. Toples itu diisi kacang yg telah diberi aroma. Tujuannya utk mengundang monyet2 datang.

Setelah diisi kacang, toples2 itu ditanam dlm tanah dgn menyisakan mulut toples dibiarkan tanpa tutup. Para pemburu biasa melakukannya disore hari.
Besoknya, mereka tinggal meringkus monyet2 yg tangannya terjebak di dalam leher toples, tak bisa dikeluarkan. Kok bisa ?

Monyet2 itu tertarik pada aroma yg keluar dari setiap toples. Mereka mengamati lalu memasukkan tangan utk mengambil kacang2 yg ada di dalam. Tapi karena menggenggam kacang, monyet2 itu tdk bisa menarik keluar tangannya. Selama mempertahankan kacang2 itu, selama itu pula monyet itu terjebak. Toples itu terlalu berat utk diangkat. Jadi, monyet2 itu tdk akan dpt pergi ke mana-mana!

Ya, kadang ada yg bersikap spt monyet2 itu.
Banyak Pemimpin di negeri ini serakah, saking serakahnya sering menggenggam erat “makanan bermasalah” , yg bila dia lepas, sebenarnya akan terlepas dari persoalan berat.

Sebagai Presiden, Pak SBY terlalu menggenggam Partai Demokrat, sampai “mengalahkan” kepentingan negara. Klo dari dulu SBY konsentrasi urus negara, urus kesejateraan rakyat, urus petani, urus industri, urus UKM agar tdk timpang dg konglomerat, urus olahraga dan pariwisata, urus migas , urus utang negara dst dstnya…maka SBY akan dikenang sbg PRRSIDEN SUKSES dan Partainya ikut panen !

Monyet2 itu bisa selamat jika mau membuka genggaman tangannya.
Tetapi keserakahan telah menyanderanya dan siap siap ditangkap dan dikerangkeng.

Pak SBY tak perlu tersandera seandainya dulu fokus berkarya utk negara, bukan menghabiskan waktu “perang” atas nama partai.
Sekarang SUDAH TERLAMBAT dan sperti monyet terpaksa menunggu mahluk lain,entah utk menolong atau malah meringkus!MHT0902/24/13

Leave a Reply