PERTANYAAN KE MEDIA MASSA UTAMA, INDONESIA MAU DIBAWA KEMANA? (Menyambut Hari Pers).

PERTANYAAN KE MEDIA MASSA UTAMA, INDONESIA MAU DIBAWA KEMANA?
(Menyambut Hari Pers).
Oleh : M.Hatta Taliwang

Tanggal 11 November 2013, pastilah akan dikenang sebagai HARI KELABU oleh berbagai media massa utama Indonesia. Bagaimana tidak, pada hari itu seorang yg menamakan dirinya JILBAB HITAM, mengaku mantan wartawan TEMPO “melempar kotoran kucing” ke muka para penguasa TEMPO, sekaligus nyipret ke media massa lainnya seperti KOMPAS, JAWA POS, BISNIS INDONESIA,ANTARA, DETIK dan lain lain.

Saking “baunya kotoran kucing” yg dilempar Jilbab Hitam, membuat pengelola/pemilik media massa tsb pusing tujuh keliling sampai sampai KOMPASIANA selaku media sosial yg memuat awal tulisan tersebut MENGHAPUS TULISAN tersebut, sehingga LINKnya tidak bisa dibuka lagi
Silahkan Coba :
http://m.kompasiana.com/post/politik/2013/11/11/tempo-dan-katadata-memeras-bank-mandiri-dalam-kasus-skk-migas/

Terlepas dari berapa besar kebenaran yg ditulis oleh yg mengaku mantan wartawan TEMPO tsb, namun feeling dan logika kami sbg orang yg pernah banyak berurusan dg kalangan media, merasa banyak unsur kebenaran dlm sinyalemen Jilbab Hitam, sekedar mengingatkan bahwa inti yg ditulis oleh Jilbab Hitam adalah lbh kurang sbb :
1. Bahwa ia kecewa berat atas prilaku Tempo tempat ia pernah bekerja dg bangga, namun ternyata terlibat permainan mafia
jual beli pencitraan.

2.Bahwa menurutnya media massa utama lainnya yg telah disebut diatas juga sama saja atau beda beda tipis

3.Bahwa permainan uang atau bahkan “pemerasan” yg melibatkan “media bodrek” tidaklah seberapa dibandingkan yg dilakukan media massa utama.

4.Bahwa ada “korlap” dari kalangan media massa besar yg mengatur peredaran rezeki/duit berkaitan dg pencintraan di lembaga2/instansi seperti Bank Indonesia,Perbankan, Bursa Efek dan Sektor2 Industri.

5.Bahwa ada permainan HAJAR DAN PERAS, terhadap TOKOH atau KORPORASI yg dilakukan TEMPO yg bernilai milyaran.
Selengkapnya masih bisa dibaca di LINK dibawah ini (tinggal pilih BERSAMBUNG

mana yg masih bisa dibuka/baca)

1.http://www.rimanews.com/read/20131111/126044/mengerikan-dan-brutal-tempo-dan-katadata-%E2%80%98memeras%E2%80%99-bank-mandiri-dalam-kasus-skk

2.http://m.kaskus.co.id/lastpost/5280e38dfbca17183f000002

Saya menulis ulang hal ini bukan karena dendam atau benci, karena tak pernah ada urusan yg pernah menyakitkan hati saya dg media2 besar khususnya TEMPO.

Saya menulis sebagai refleksi di hari PERS ini karena saya cinta pd pers dan sadar bahwa PERAN PERS/MEDIA MASSA UTAMA SANGAT STRATEGIS DAN MAHA PENTING DLM MEMBAWA INDONESIA KEARAH CITA CITA LUHUR PENDIRI BANGSA.

Kita telah bersaksi bahwa salah satu faktor penting yg memenangkan SBY dlm dua kali PILPRES adalah PERANAN MEDIA MASSA UTAMA. Tetapi pers juga mestinya IKUT BERTANGGUNG JAWAB atas kegagalan SBY memimpin, sehingga Indonesia
karut marut seperti sekarang. Dlm kasus JILBAB HITAM adakah yg fair mengakui dan meminta maaf ke rakyat/pembaca? Kan tidak ! Paling2 membantah. Dalam kasus kegagalan SBY adakah pers yg dg sadar meminta maaf ke rakyat? Tidak mungkin!
Maka cara arif Pers ke depan adalah memberi info yg fair, jujur dan benar ke rakyat tentang berbagai hal yg didasari kepentingan keselamatan dan kebaikan buat rakyat, bangsa dan negara. Misalnya pers tidak usah terlalu ikut menggiring giring opini ke tokoh tertentu untuk jadi capres, seolah tokoh itu
nabi, padahal track record obyektifnya masih dipertanyakan dan sedang dlm ujian, hanya karena ada kekuatan uang yg maha besar dibalik pencitraan. Karena yang sedang kita pertaruhkan adalah nasib dan hari depan rakyat, bangsa dan negara Indonesia, bukan cuma nasib para konglomerat hitam, bukan cuma nasib sekelompok kecil orang yg banyak tipuan, bukan cuma kepentingan missi segelintir kaum.Bukan cuma kepentingan pemilik media massa.
Indonesia ini milik kita bersama termasuk milik para wartawan maka marilah kita bermusyawarah dg baik dan sehat, mendesign Indonesia yg lebih adil, lebih berkeadaban. BERSAMBUNG.

Peran media massa sangat menentukan wacana wacana mulia itu. Selamat Hari Pers. Jadilah Pers Pejuang Kepentingan Rakyat,Bangsa dan Negara Indonesia.Terima kasih ke media massa kecil dan online yg tetap berjuang dg jujur(MHT090214).

Leave a Reply