“PILKADA PENGHUNI HUTAN(PILHUTAN)”

“PILKADA PENGHUNI HUTAN(PILHUTAN)”
Oleh : M.Hatta Taliwang

Setelah amandemen UUD, kekuasaan para SINGA di preteli. Dia tidak lagi dianggap tepat sebagai RAJA HUTAN. Penghuni penghuni hutan bersepakat bahwa untuk mendapatkan RAJA HUTAN BARU harus dilakukan dengan cara LANGSUNG agar terasa benar benar DEMOKRATIS. Hanya dengan CARA VOTING, maka RAJA HUTAN BARU bisa dilahirkan dan LEGITIMATE. Cara musyawarah mufakat antara para SINGA, MACAN, BUAYA, dll menentukan RAJA HUTAN sdh dianggap ketinggalan zaman.Tidak demokratis.Melanggar hak hak yg lain dan ANTI DEMOKRASI.
Sehingga tibalah pada suatu hari akan diadakan PILKADA PENGHUNI HUTAN(Disingkat PILHUTAN). Singa, Macan, Buaya dll yg sadar dengan jumlah pengikutnya terbatas memilih pasif. Paling paling ikut jadi anggota KPU, yg rada cerdas duduk di MK, atau PANWASLU atau di DKPP menunggu perselisihan terjadi. Kebanyakan anggota Singa,Buaya, Macan jadi TIM SUKSES dari salah satu penghuni hutan yg BANYAK PENGIKUT/ANGGOTANYA seperti : RUSA, MONYET, BANTENG, dll.

Lucu juga menyakasikan ada BUAYA jadi TIMSES RUSA, ada MACAN jadi TIMSES Banteng, ada SINGA jadi Timses MONYET. Kadang ada kekhawatiran , suatu saat timses itu MEMANGSA MAJIKANNYA. Tapi kabarnya Singa atau Macan atau Buaya itu rata rata OMPONG. Syukurlah !

Saat kampanye bukan main hingar bingarnya. Hutan terasa menggelegar. Yang paling berisik MONYET. Karena monyet mendekati kepintaran dan kelihaian MANUSIA, sehingga SINGA yg jadi TIMSESnya pun bingung. Singa sdh mengatur bgmana menyetel agar media massa berpihak padanya. Segala rumus pencitraan diajarkan.Semua bandar2 yg kuasai logistik digerakkan, termasuk bagaimana KPU,Bawaslu,DKPP, MK bahkan bila perlu KPK pun dipinjam tangannya. Yang diluar perkiraan lawan2 politiknya si MONYET ternyata punya langkah jitu memenangkan suara PILHUTAN : Rusa atau Banteng meskipun banyak pengikut dan lincah, tapi mereka TIDAK BISA melompat bergelantungan dari pohon ke pohon. Kelebihan ini lah yg dimanfaatkan untuk meraih kemenangan. Kebetulan KPU mengeluarkan Daftar Pemilih Tambahan dan Daftar Pemilih Khusus. Sehingga sang MONYET mendapat landasan hukum untuk melakukan MANUVER saat pencoblosan.

Singkat Cerita Saat pencoblosan digelar Sang Monyet menggerakan seluruh teman teman monyetnya dari seluruh kawasan hutan termasuk dari wilayah hutan lain,melompat dari satu pohon ke pohon lain, bergerak cepat sehingga praktis TPS dimana mana didatangi para MONYET. Dengan mudah sang MONYET terpilih sebagai RAJA HUTAN BARU.

Suasana ini sangat mengganggu perasaan sang SINGA. Juga MACAN, BUAYA dll yg merasa JAGOAN. Kok kita sekarang dipimpin MONYET sih ? gumamnya.
Tapi para SINGA, MACAN, BUAYA dll TIDAK YAKIN MONYET akan efektif memimpin. Maka para Singa sdh siap siap MENELAN MONYET tsb dan siap siap menjadi RAJA HUTAN KEMBALI ! “Hidup Pilhutan langsung”, teriak monyet, Rusa, banteng protes. Tapi suara mereka hilang ditelan suara auman sang SINGA yg memang punya aura bawaan sebaga Raja Hutan Sejati.MHT 300914.