POLITIK CARI MUKA di APEC Bali Oktober 2013 : REZIM SBY KORBANKAN RAKYAT

POLITIK CARI MUKA di APEC Bali Oktober 2013 : REZIM SBY KORBANKAN RAKYAT

Salamuddin Daeng (IGJ)

Bohong jika masalah defisit APBN yang dijadikan alasan oleh pemerintahan SBY dalam mencabut subsidi BBM. Defisit APBN sengaja diciptakan setiap tahun agar pemerintah selalu memperoleh alasan menumpuk utang baik utang negeri lagsung maupun dengan menjual surat utang di pasar keuangan dalam negeri.

Sedangkan pencabutan subsidi BBM semata-mata dilakukan dalam rangka untuk menunjukkan bahwa rezim yang berkuasa saat ini patuh dan tunduk pada rezim internasional, patuh pada negara maju, taat pada perusahaan multinasional, dan siap mengorbankan kepentingan nasional dan nasib rakyatnya sendiri.

Sikap cari muka pemerintahan SBY terhadap rezim Internasional dengan menaikkan harga BBM adalah untuk menyambut pertemuan Asia Pacific Economic Cooperation (APEC) di Bali bulan Oktober 2013 mendatang. Salah satu agenda terpenting dari forum APEC adalah menekankan penghilangan subsidi BBM.

Sebagaimana disebutkan dalam website APEC.org agenda dalam bidang energi adalah (1) menghapuskan secara bertahap subsidi energi (2) mengurangi konsumsi energi fosil negra anggota APEC hingga 45 % pada 2035. Untuk cari muka, rezim SBY hendak mencapai komitmen setinggi-tingginya dalam menghapus subsidi energi, tidak perduli hal tersebut merugikan rakyat Indonesia.

Padahal Indonesia bukanlah negara dengan subdisi energi yang besar, meskipun merupakan negara produsen energi, BBM, Gas, Batubara, terkemuka di dunia. Indonesia bukan pula konsumen energi yang besar, karena masih banyak rakyat yang belum dapat mengakses listrik, BBM, dan sumber energi lainnya.

Fakta yang sebenarnya adalah INDONESIA NEGARA KAYA SUMBER ENERGI YANG DIKERUK UNTUK KEPENTINGAN BANGSA LAIN !

Leave a Reply